Camat Semarang Timur Kembangkan Kambing Etawa

2023-08-25 0 comments kecsmgtimur

Camat Semarang Timur memiliki cara unik mengembangkan peternakan kota atau Urban Farming, yakni dengan membudidayakan Kambing Etawa. Peternakan Kambing asal India ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong yang terletak di samping rumah dinas (rumdin) Camat. Ada tiga pasang Kambing jenis Jamnapari yang berhasil diternakkan dan sudah memiliki dua anakan kambing. Kambing-kambing tersebut didatangkan dari Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Peternakan Kambing Etawa dilakukan untuk memberikan contoh Urban Farming yang selama ini digencarkan Walikota Semarang, yakni untuk menuju Kedaulatan Pangan dan mengatasi Stunting. Perawatan Kambing Etawa sama dengan Kambing lainnya, namun hal terpenting harus menjaga kebersihan kendang. Makanan Fermentasi, Pollard, ampas tahu, EM4 makanan pengganti rumput apabila musim kering. Beternak Kambing Etawa cukup mudah. Bahkan enam bulan pasca kawin, kambing-kambing tersebut sudah beranak pinak. Terlebih, potensi pakan rumput di Semarang Timur juga mudah didapat. Bahkan melimpah rumput di sepanjang Bantaran Sungai Banjir Kanal Timur, ini cocok sekali untuk peternakan kambing. Selain daging, susu kambing etawa juga memiliki kandungan nutrisi tinggi, sehingga dapat membantu mengatasi stunting. Pangsa pasarnya juga mudah, satu ekor kambing etawa dihargai dari Rp. 5-7 Juta. Camat Semarang Timur Bp. Drs. KUSNANDIR, MM berharap peternakan kambing sebagai sarana Sosialisasi kepada Masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai Urban Farming. Sehingga Kota Semarang bisa menjadi daerah yang berdaulat dalam ketahanan pangan.